Earth Song
By Michael Jackson
What about sunrise
What about rain
What about all the things
That you said we were to gain...
What about killing fields
Is there a time
What about all the things
That you said was yours and mine...
Did you ever stop to notice
All the blood we've shed before
Did you ever stop to notice
The crying Earth the weeping shores?
Aaaaaaaaah Aaaaaaaaah
Aaaaaaaaah Aaaaaaaaah
What have we done to the world
Look what we've done
What about all the peace
That you pledge your only son...
What about flowering fields
Is there a time
What about all the dreams
That you said was yours and mine...
Did you ever stop to notice
All the children dead from war
Did you ever stop to notice
The crying Earth the weeping shores
Aaaaaaaaah Aaaaaaaaah
Aaaaaaaaah Aaaaaaaaah
I used to dream
I used to glance beyond the stars
Now I don't know where we are
Although I know we've drifted far
Aaaaaaaaah Aaaaaaaaah
Aaaaaaaaah Aaaaaaaaah
Aaaaaaaaah Aaaaaaaaah
Aaaaaaaaah Aaaaaaaaah
Hey, what about yesterday
(What about us)
What about the seas
(What about us)
The heavens are falling down
(What about us)
I can't even breathe
(What about us)
What about apathy
(What about us)
I need you
(What about us)
What about nature's worth
(ooo, ooo)
It's our planet's womb
(What about us)
What about animals
(What about it)
We've turned kingdoms to dust
(What about us)
What about elephants
(What about us)
Have we lost their trust
(What about us)
What about crying whales
(What about us)
We're ravaging the seas
(What about us)
What about forest trails
(ooo, ooo)
Burnt despite our pleas
(What about us)
What about the holy land
(What about it)
Torn apart by creed
(What about us)
What about the common man
(What about us)
Can't we set him free
(What about us)
What about children dying
(What about us)
Can't you hear them cry
(What about us)
Where did we go wrong
(ooo, ooo)
Someone tell me why
(What about us)
What about babies
(What about it)
What about the days
(What about us)
What about all their joy
(What about us)
What about the man
(What about us)
What about the crying man
(What about us)
What about Abraham
(What was us)
What about death again
(ooo, ooo)
Do we give a damn
Aaaaaaaaah Aaaaaaaaah
Sabtu, 31 Oktober 2009
Jumat, 30 Oktober 2009
This Is It!
Heyyah. Hari ini aku nonton film fenomenal yang muncul pada bulan ini. This Is It. Film yang bertemakan tentang sang legenda Alm. Michael Jackson ini mengambil film dari sesi lathian beliau untuk konser terakhirnya yang berjudul, This Is It. Tapi sayangnya, Alm. Michael Jackson meninggalkan dunia ini beberapa hari sebelum konsernya. Aku akan membahas filmnya sekarang yang bisa membuat aku semakin tergila-gila dengan beliau.
So, This Is It!

Film yang dengan beberapa kata pembuka ini sungguh menakjubkan. Pertama-tama sepertinya para dancer sama backing vocal Alm. Michael Jackson bercerita tentang beliau. Mereka menyebutkan asal mereka. Dan nampaknya gambar ini diambil ketika MJ sudah meninggal. Terus setting panggung yang bener-bener menakjubkan.
Dimulai dari sesi audisi para penari MJ. Semuanya menari dengan energik nampaknya. Sungguh, adegan pas cewek nari membuat mata laki-laki nampaknya tak berkedip. Oh, sayah tidak begitu. Ya, mereka narinya cuman pake daleman aja. Buset dah. Nampak deh. Terus yang cowoknya keren, mereka nari sambil buka baju. Beuh gimana caranya coba. Bisa sampe buka baju, dan terlihat memang mereka mempunyai badan yang atletis. Padahal mereka kerjaannya menari. Emang orang Indonesia, narinya ga kayak mereka. Hahah.
Setelah itu dimulai deh latihan konser MJ. Dimulai dari lagu apa ya? Lupa aku. Ngeliatnya keren. Bikin aku merinding dengarnya. Yang aku sukai dari MJ adalah lagunya, dan beliau mempunyai karakteristik sendiri, dan setiap peforma panggungnya sungguh menarik. Tidak membosankan dan tidak monotone. Coba kalau Indonesia, gitu-gitu aja. Ha-ha.
Setelah satu latihan panggung diselingi sama latihan nari mereka atau nyanyi. Atau semacam perkenalan. Terus pas lagu apa ya, yang memakai layar hijau. Dari 11 orang menjadi 1011 orang. Efek komputer tentunya. Keren banget. Aku kagum sama para penarinya, bagaimana bisa mereka seperti itu. Lentur tapi mereka juga bisa melakukan gerakan kaku. Tegas. AW!
Terus yang paling aku suka pas lagu Thriller. Sumpah itu bener-bener niat deh bikinnya. Dimulai dari kostum dan filmnya. 3D lagi. Ya, ga tau sih 3D-nya ada apa nggak. Menurut aku sih 3D-nya itu disiapkan untuk konser nanti. Dan lagi-lagi aku berkata konsernya ga ada :| Terus pas lagu Beat It keren tuh. Gitar dari Oriyanti blablabla siapa gitu keren tampilnya. Padahal ya dia itu cewek. Beuh. Suka aku ngeliatnya. Apalagi dengan gayanya MJ dan para penari yang ouch! Bikin ngeliatnya itu ga ngedipin mata. Terus pas lagu Earth Song...
Earth Song... sumpah MJ itu keren banget, walaupun dia superstar tapi dia masih inget dengan bumi ini. Bumi yang banyak dirusak oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab ini dan MJ peduli.
So, This Is It!

Film yang dengan beberapa kata pembuka ini sungguh menakjubkan. Pertama-tama sepertinya para dancer sama backing vocal Alm. Michael Jackson bercerita tentang beliau. Mereka menyebutkan asal mereka. Dan nampaknya gambar ini diambil ketika MJ sudah meninggal. Terus setting panggung yang bener-bener menakjubkan.
Dimulai dari sesi audisi para penari MJ. Semuanya menari dengan energik nampaknya. Sungguh, adegan pas cewek nari membuat mata laki-laki nampaknya tak berkedip. Oh, sayah tidak begitu. Ya, mereka narinya cuman pake daleman aja. Buset dah. Nampak deh. Terus yang cowoknya keren, mereka nari sambil buka baju. Beuh gimana caranya coba. Bisa sampe buka baju, dan terlihat memang mereka mempunyai badan yang atletis. Padahal mereka kerjaannya menari. Emang orang Indonesia, narinya ga kayak mereka. Hahah.
Setelah itu dimulai deh latihan konser MJ. Dimulai dari lagu apa ya? Lupa aku. Ngeliatnya keren. Bikin aku merinding dengarnya. Yang aku sukai dari MJ adalah lagunya, dan beliau mempunyai karakteristik sendiri, dan setiap peforma panggungnya sungguh menarik. Tidak membosankan dan tidak monotone. Coba kalau Indonesia, gitu-gitu aja. Ha-ha.
Setelah satu latihan panggung diselingi sama latihan nari mereka atau nyanyi. Atau semacam perkenalan. Terus pas lagu apa ya, yang memakai layar hijau. Dari 11 orang menjadi 1011 orang. Efek komputer tentunya. Keren banget. Aku kagum sama para penarinya, bagaimana bisa mereka seperti itu. Lentur tapi mereka juga bisa melakukan gerakan kaku. Tegas. AW!
Terus yang paling aku suka pas lagu Thriller. Sumpah itu bener-bener niat deh bikinnya. Dimulai dari kostum dan filmnya. 3D lagi. Ya, ga tau sih 3D-nya ada apa nggak. Menurut aku sih 3D-nya itu disiapkan untuk konser nanti. Dan lagi-lagi aku berkata konsernya ga ada :| Terus pas lagu Beat It keren tuh. Gitar dari Oriyanti blablabla siapa gitu keren tampilnya. Padahal ya dia itu cewek. Beuh. Suka aku ngeliatnya. Apalagi dengan gayanya MJ dan para penari yang ouch! Bikin ngeliatnya itu ga ngedipin mata. Terus pas lagu Earth Song...
Earth Song... sumpah MJ itu keren banget, walaupun dia superstar tapi dia masih inget dengan bumi ini. Bumi yang banyak dirusak oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab ini dan MJ peduli.
Mereka selalu berkata, biarkan mereka yang mengurusnya. Pemerintah akan mengurusnya. Tenang saja. Tetapi siapa "mereka" itu? Dimulai dari diri sendiri
Sumpah MJ peduli banget sama bumi. Video Clipnya juga menceritakan anak kecil yang bermain di alam yang tiba-tiba alam menjadi rusak. Penebangan, pembakaran, traktor merusak. Ckckck. Aku hampir nangis waktu itu. Pesan MJ benar-benar tersampaikan, benar-benar jelas, benar-benar bermakna. Lirik lagu Earth Song sendiri saja sudah bagus. ERR!
Smooth Criminal. Beuh ini video clipnya keren banget. Bisa gitu ya dimasukin MJ ke video yang udah ada. Terus aksi panggungnya keren. Ah, semuanya juga keren aksi panggungnya. Lagu Billy Jean tuh keren. Tapi pas latihan para penarinya MJ aku ngilu ngeliatnya. Tarian khas MJ yang memegang "itu" salah dilakukan sama penarinya. Jadilah seolah-olah "itu" dia ditarik. Hayyah. Mana megangnya bener-bener nyaplok gitu. Ngilu aku ngeliatnya. Tapi pas latihan panggungnya keren.
Lagi penutupnya itu apa ya? Lupa aku. Kurang kenal sih sama lagunya. Dan aku ga menyangka kalau filmnya itu sudah selesai. Dua jam berasa sebentar sekali. Filmnya benar-benar bisa membuat aku semakin tergila-gila sama MJ. Secara keseluruhan film ini membahas latihan MJ saat mau konser This Is It. Tapi sayangnya MJ sudah meninggal duluan beberapa hari sebelumnya. Meninggalnya MJ menggemparkan seluruh dunia. Kesedihan menyelimuti dunia. Seluruh penggemar MJ sedih. Saat menonton filmnya aku merasa kayak MJ masih hidup aja. Ga nyangka MJ udahm meninggal.
Ehm, kalau MJ ga meninggal pasti konsernya adalah konser paling hebat sepanjang tahun 2009 ini. Sayangnya takdir berkata lain. Semoga kau tenang di sana MJ :)
Rabu, 28 Oktober 2009
IPA atau IPS?
Inilah masa-masa tersulit bagi anak-anak kelas X di SMA. Ya, kami dituntut untuk dapat mendapatkan kelas penjurusan yang terbaik untuk kami. Terkadang menentukan hal tersebut diikuti oleh campur tangan orang tua. IPA atau IPS? Kebanyakan orang menganggap IPA-lah kelas yang terbaik, masa depan jelas dan identik dengan murid-murid pintar. Sedangkan IPS? Kebanyakan orang menilai IPS adalah kelas yang tidak sebaik dengan IPA, murid-murid pemalas atau sebagainya.
Aku, aku sendiri saja belum tahu IPA atau IPS yang aku pilih. Sebenarnya, aku berminat dengan IPA karena ingin mengejar cita-cita masuk ITB untuk kuliah IT. Tetapi dengan nilai mata pelajaran MIPA (Matematika dan IPA) aku sudah dua kali ulangan harian dan hanya biologi yang bisa lolos pada ulangan harian kedua. Mungkinkah bisa? Menurut yang aku tahu, murid harus bisa mendapatkan nilai lebih sebanyak 5 poin dari kkm. Kkm MIPA sendiri sudah 73, jika ditambah 5 poin menjadi 78.
IPS, ilmu sosial yang bagiku sangatlah penting. Aku ada sedikit minat dengan IPS, karena aku suka dengan ilmu sosial, sejarah dan ekonomi. Menurutku IPS adalah kelas yang menghasilkan orang-orang yang siap dengan gejolak sosial di masyarakat. Mereka sudah dibekali dengan ilmu sosial yang tidak didapatkan oleh kelas IPA. Nilai-nilai IPS aku pada ulangan harian aku lulus dari kkm. Walaupun belum bisa mencapai angka 78. Tapi aku senang. Dan karena inilah aku dilema. IPA atau IPS?
Wali kelas aku selalu menekankan tentang nilai-nilai kami yang tidak menunjukkan perubahan yang drastis. Lah, memang bisa dengan waktu tidak lama ini bisa mengubah nilai dari 20 menjadi 80? Itu bukanlah hal yang mudah, heh?
Aku, pada saat pembagian kartu nilai pertama kalinya wali kelas aku bilang, bahwa pelajaran yang tidak penting aku lulus. Pelajaran tersebut adalah ekonomi dan sosiologi, sedangkan pada waktu itu nilai-nilai IPA aku merah semua. Lalu, pada hari selasa kemarin, wali kelas aku memberikan seperti sebuah nasihat, dan ada dalam kata apa yang aku lupa bahwa dari kata-kata tersebut sangatlah menjatuhkan bahkan dapat dikatakan menganggap bahwa kelas IPS bukanlah kelas unggulan dan IPA lah yang terbaik.
Memang, kami semua menyandang gelar RSBI. Kami adalah murid-murid rintisan internasional. Dan murid-murid internasional dipastikan akan masuk IPA (Pak Juskardi). Tapi jika berminat ke IPS akan dibuka kelas IPS. Tapi, kenapa nampaknya guru-guru selalu menekankan kami untuk masuk ke IPA? Seakan-akan kami adalah angkatan IPA, dan angkatan IPS sudah tamat riwayatnya dan angkatan kakak kelas kami adalah angkatan IPS terakhir. The Last Social Unite. Itulah kalimat saat games Star Party. Menurut kakak kelas tahun kami tidak ada yang masuk ke IPS. Astaga, kami adalah murid internsional yang berprogram internasional bukan berprogram IPA. Kami semua masih memiliki kebebasan untuk memilih, eh?
Ya, dulu aku memang sangat ingin masuk IPA, bahkan aku tidak mau masuk ke IPS. Alasannya hanya alasan sepele, aku belum menentukan masa depan aku jika aku masuk ke kelas IPS. IPA, aku sudah merencanakan untuk masuk IT di ITB. Tetapi, setelah aku mempelajari IPS di SMA dan terlebih lagi nilai-nilai IPS aku lebih tinggi dibanding IPA. Aku berpikiran, apa salahnya jika masuk IPS? Toh, IPS juga menghasilkan orang-orang yang berhasil.
Jika aku masuk IPS aku memberanikan diri untuk mengikuti PMDK UI untuk masuk ke Komunikasi. Ya, ketertarikan aku dalam bidang jurnalistik dan dalam hal tulis menulis membuat aku sedikit tertarik kepada IPS. Aku ingin mengembangkan kemampuan aku. Dan aku melihat, setelah mempelajari IPS saat sekarang ini, sangatlah berguna untuk kehidupanku. Mempelajari masyarakat sosial sehingga bisa menghadapi kehidupan sosial. Sedangkan IPA menurutku bukanlah orang-orang yang siap dengan kehidupan sosial, toh mereka tidak mempelajari kehidupan sosial. IMO.
Semua ini membuat aku bingung, IPA atau IPS?
Aku, aku sendiri saja belum tahu IPA atau IPS yang aku pilih. Sebenarnya, aku berminat dengan IPA karena ingin mengejar cita-cita masuk ITB untuk kuliah IT. Tetapi dengan nilai mata pelajaran MIPA (Matematika dan IPA) aku sudah dua kali ulangan harian dan hanya biologi yang bisa lolos pada ulangan harian kedua. Mungkinkah bisa? Menurut yang aku tahu, murid harus bisa mendapatkan nilai lebih sebanyak 5 poin dari kkm. Kkm MIPA sendiri sudah 73, jika ditambah 5 poin menjadi 78.
IPS, ilmu sosial yang bagiku sangatlah penting. Aku ada sedikit minat dengan IPS, karena aku suka dengan ilmu sosial, sejarah dan ekonomi. Menurutku IPS adalah kelas yang menghasilkan orang-orang yang siap dengan gejolak sosial di masyarakat. Mereka sudah dibekali dengan ilmu sosial yang tidak didapatkan oleh kelas IPA. Nilai-nilai IPS aku pada ulangan harian aku lulus dari kkm. Walaupun belum bisa mencapai angka 78. Tapi aku senang. Dan karena inilah aku dilema. IPA atau IPS?
Wali kelas aku selalu menekankan tentang nilai-nilai kami yang tidak menunjukkan perubahan yang drastis. Lah, memang bisa dengan waktu tidak lama ini bisa mengubah nilai dari 20 menjadi 80? Itu bukanlah hal yang mudah, heh?
Aku, pada saat pembagian kartu nilai pertama kalinya wali kelas aku bilang, bahwa pelajaran yang tidak penting aku lulus. Pelajaran tersebut adalah ekonomi dan sosiologi, sedangkan pada waktu itu nilai-nilai IPA aku merah semua. Lalu, pada hari selasa kemarin, wali kelas aku memberikan seperti sebuah nasihat, dan ada dalam kata apa yang aku lupa bahwa dari kata-kata tersebut sangatlah menjatuhkan bahkan dapat dikatakan menganggap bahwa kelas IPS bukanlah kelas unggulan dan IPA lah yang terbaik.
Memang, kami semua menyandang gelar RSBI. Kami adalah murid-murid rintisan internasional. Dan murid-murid internasional dipastikan akan masuk IPA (Pak Juskardi). Tapi jika berminat ke IPS akan dibuka kelas IPS. Tapi, kenapa nampaknya guru-guru selalu menekankan kami untuk masuk ke IPA? Seakan-akan kami adalah angkatan IPA, dan angkatan IPS sudah tamat riwayatnya dan angkatan kakak kelas kami adalah angkatan IPS terakhir. The Last Social Unite. Itulah kalimat saat games Star Party. Menurut kakak kelas tahun kami tidak ada yang masuk ke IPS. Astaga, kami adalah murid internsional yang berprogram internasional bukan berprogram IPA. Kami semua masih memiliki kebebasan untuk memilih, eh?
Ya, dulu aku memang sangat ingin masuk IPA, bahkan aku tidak mau masuk ke IPS. Alasannya hanya alasan sepele, aku belum menentukan masa depan aku jika aku masuk ke kelas IPS. IPA, aku sudah merencanakan untuk masuk IT di ITB. Tetapi, setelah aku mempelajari IPS di SMA dan terlebih lagi nilai-nilai IPS aku lebih tinggi dibanding IPA. Aku berpikiran, apa salahnya jika masuk IPS? Toh, IPS juga menghasilkan orang-orang yang berhasil.
Jika aku masuk IPS aku memberanikan diri untuk mengikuti PMDK UI untuk masuk ke Komunikasi. Ya, ketertarikan aku dalam bidang jurnalistik dan dalam hal tulis menulis membuat aku sedikit tertarik kepada IPS. Aku ingin mengembangkan kemampuan aku. Dan aku melihat, setelah mempelajari IPS saat sekarang ini, sangatlah berguna untuk kehidupanku. Mempelajari masyarakat sosial sehingga bisa menghadapi kehidupan sosial. Sedangkan IPA menurutku bukanlah orang-orang yang siap dengan kehidupan sosial, toh mereka tidak mempelajari kehidupan sosial. IMO.
Semua ini membuat aku bingung, IPA atau IPS?
Senin, 26 Oktober 2009
Dylan?
Heyyah! Chara aku di IH ini sungguh... wakakakaak. Garing---
Ya seperti yang aku ceritakan dulu di entri sebelumnya aku bikin chara baru kan di IH, August Dylan. Kan awal-awalnya ya cuman mau bikin chara satu aja gitu, sisanya mau bikin chara fiksi aja yang emang ga ada. Haha. Tapi waktu itu si Aldi mau ikut-ikutan jadi Dylan, jadilah ada Septian. Ehm, terus entah mengapa nama ini berdasarkan bulan lahir. Wakakak. Agustus sama September. Awalnya sih aku cuman kepikiran August aja gitu eh taunya jadi berlanjut.
Julius Dylan, nah itu dia chara si kacipiritdicelana. Masa dia ikut-ikutan jadi Dylan. Wakakak, jadi ramailah keluarga Dylan ini. Terus kepikiran lah membuat semua bulan =)) Dimulai dari bulan Januari sampai Desember. Buset dah itu emak Dylan ga KB apa ya? KB mungkin, keluarga besar. Nama-namanya aneh lagi,
Januar Dylan <<< heh? =))
Febryne Dylan <<< ini sih Narnyugh yang mau bikin =))
Martin Dylan <<< heyyah ini Shira yang mau =)) Mana mau bikin ada darah Mexico, blah =))
Aprilio Dylan <<< dikira Kevin Aprilio? =))
Meimunah Dylan <<< anak gelap =)) atau nemu di chiki =))
Juno Dylan <<< obesesi si Aldi =))
Julius Dylan <<< kacipirit punya =))
August Dylan <<< nah ini aku punya dan pencetus Dylan =))
Septian Dylan <<< si senior Dylan tapi ga online melulu sehingga ketinggalan kelas =))
Octopus Dylan <<< Nyugh dikire Dylan itu persugihan gurita? =))
November ga ada yang kepikiran =))
Desi Dylan <<< ini lagi =))
Nah loh, bayangin aja kalau Dylan bersaudara sebanyak itu di Hogwarts. Yakin, bakal bingung =)) Sekarang aku mau ceritain ketiga chara yang sudah ada =))
Septian Dylan
Ini nih sang senior dalam Dylan bersaudara. Tapi dia ketinggalan kelas karena sang PM sibuk pacaran kali ye? *lirik Aldi* Sebenernya dia diceritakan sebagai kakak dari dua adiknya, August sama Julius. Sifatnya berani, baik, sayang sama adiknya. Terbukti dari semua postingan dia menunjukkan seperti itu. Wakakak. Udah diterima sebagai singa, Gryffindor. Sayangnya aja dia ga naik kelas, jadilah dia diceritakan menjadi cacar naga sehingga tidak bisa melanjutkan sekolah =)) Kejam? Memang =)) Dan betewe dia lahir di bulan September jadilah Septian Dylan =))
August Dylan
Si anak tengah dari tiga bersaudara ini memiliki sifat yang lemah, pemalu, selalu mengalah, pokoknya Hufflepuff banget dah. Selalu membutuhkan sang kakak. Jiahaha. Chara aku ini aku ceritain awal-awalnya dia lemah banget seakan-akan jadi kayak sinetron? Jangan samakan dengan sinetron ah, emang aku ini korban sinetron? TIDAK! =)) Terus dia masuknya di Hufflepuff. Sifatnya mulai nakal semenjak Walther mengganggu kehidupannya yang aman damai dan tentram *lirik kacipirt* Lahir 31 Augustus, makanya namanya August =))
Julius Ryan Dylan
Dan rasanya anak ketiga ini memiliki nama tengah sendiri ya? =)) CURANG! Julius pastilah lahir di bulan Juli, namanya saja sudah Julius =)) Dibikin sama kacipirit Julius ini jahil, iseng, genit kayaknya ke cewek, terus Huffle. Mungkinkah Huffle? =)) Rasanya lebih dominan Gryff dari postingan. Tapi harus masuk Huffle =)) Sebenernya sih di regis term sebelumnya tapi karena ga di urus jadilah ga bisa masuk Hogwarts =)) Kacipirit pemalas =)) Term ini baru deh diurus, itupun karena aku dan narnyugh bantuin =)) Kacipirit punya utang! =))
Itu aja sih, sebenernya ini postingan ga mutu banget =)) Ngaur aja isinya. Terus banyak banget yang mau daftar menjadi keluarga Dylan. Hayoloh~ Wakakak. Apakah sebegitu kerennya keluarga Dylan ini? Wakakaka. Apalagi pencetusnya ya? =)) *plak*
*kembalilagikepeermate*
Ya seperti yang aku ceritakan dulu di entri sebelumnya aku bikin chara baru kan di IH, August Dylan. Kan awal-awalnya ya cuman mau bikin chara satu aja gitu, sisanya mau bikin chara fiksi aja yang emang ga ada. Haha. Tapi waktu itu si Aldi mau ikut-ikutan jadi Dylan, jadilah ada Septian. Ehm, terus entah mengapa nama ini berdasarkan bulan lahir. Wakakak. Agustus sama September. Awalnya sih aku cuman kepikiran August aja gitu eh taunya jadi berlanjut.
Julius Dylan, nah itu dia chara si kacipiritdicelana. Masa dia ikut-ikutan jadi Dylan. Wakakak, jadi ramailah keluarga Dylan ini. Terus kepikiran lah membuat semua bulan =)) Dimulai dari bulan Januari sampai Desember. Buset dah itu emak Dylan ga KB apa ya? KB mungkin, keluarga besar. Nama-namanya aneh lagi,
Januar Dylan <<< heh? =))
Febryne Dylan <<< ini sih Narnyugh yang mau bikin =))
Martin Dylan <<< heyyah ini Shira yang mau =)) Mana mau bikin ada darah Mexico, blah =))
Aprilio Dylan <<< dikira Kevin Aprilio? =))
Meimunah Dylan <<< anak gelap =)) atau nemu di chiki =))
Juno Dylan <<< obesesi si Aldi =))
Julius Dylan <<< kacipirit punya =))
August Dylan <<< nah ini aku punya dan pencetus Dylan =))
Septian Dylan <<< si senior Dylan tapi ga online melulu sehingga ketinggalan kelas =))
Octopus Dylan <<< Nyugh dikire Dylan itu persugihan gurita? =))
November ga ada yang kepikiran =))
Desi Dylan <<< ini lagi =))
Nah loh, bayangin aja kalau Dylan bersaudara sebanyak itu di Hogwarts. Yakin, bakal bingung =)) Sekarang aku mau ceritain ketiga chara yang sudah ada =))
Septian Dylan
Ini nih sang senior dalam Dylan bersaudara. Tapi dia ketinggalan kelas karena sang PM sibuk pacaran kali ye? *lirik Aldi* Sebenernya dia diceritakan sebagai kakak dari dua adiknya, August sama Julius. Sifatnya berani, baik, sayang sama adiknya. Terbukti dari semua postingan dia menunjukkan seperti itu. Wakakak. Udah diterima sebagai singa, Gryffindor. Sayangnya aja dia ga naik kelas, jadilah dia diceritakan menjadi cacar naga sehingga tidak bisa melanjutkan sekolah =)) Kejam? Memang =)) Dan betewe dia lahir di bulan September jadilah Septian Dylan =))August Dylan
Si anak tengah dari tiga bersaudara ini memiliki sifat yang lemah, pemalu, selalu mengalah, pokoknya Hufflepuff banget dah. Selalu membutuhkan sang kakak. Jiahaha. Chara aku ini aku ceritain awal-awalnya dia lemah banget seakan-akan jadi kayak sinetron? Jangan samakan dengan sinetron ah, emang aku ini korban sinetron? TIDAK! =)) Terus dia masuknya di Hufflepuff. Sifatnya mulai nakal semenjak Walther mengganggu kehidupannya yang aman damai dan tentram *lirik kacipirt* Lahir 31 Augustus, makanya namanya August =))Julius Ryan Dylan
Dan rasanya anak ketiga ini memiliki nama tengah sendiri ya? =)) CURANG! Julius pastilah lahir di bulan Juli, namanya saja sudah Julius =)) Dibikin sama kacipirit Julius ini jahil, iseng, genit kayaknya ke cewek, terus Huffle. Mungkinkah Huffle? =)) Rasanya lebih dominan Gryff dari postingan. Tapi harus masuk Huffle =)) Sebenernya sih di regis term sebelumnya tapi karena ga di urus jadilah ga bisa masuk Hogwarts =)) Kacipirit pemalas =)) Term ini baru deh diurus, itupun karena aku dan narnyugh bantuin =)) Kacipirit punya utang! =))Itu aja sih, sebenernya ini postingan ga mutu banget =)) Ngaur aja isinya. Terus banyak banget yang mau daftar menjadi keluarga Dylan. Hayoloh~ Wakakak. Apakah sebegitu kerennya keluarga Dylan ini? Wakakaka. Apalagi pencetusnya ya? =)) *plak*
*kembalilagikepeermate*
Sabtu, 24 Oktober 2009
UTS?
Dulu sih aku taunya mid smester atau mid test sekarang jadi uts dah, ujian tengah smester. Serasa orang kuliah jadinya aku. Hemmmm... apa sih? Garing--
Laporan UTS 2009 :
Tanggal 19 Oktober 2009
Dimulai deh hari pertama aku uts, dimulai dengan matematika sebagai pembuka dan agama sebagai penutup. Seperti biasa otak aku ini bukanlah otak yang bisa diajak berhitung dan bermain logika, alhasil aku kurang bisa dengan matematika. Tapi sekitar setengah soal lebih bisa aku kerjai, ga tau deh jawabannya bener apa kagak. Sementara uts agama, blah. Surat semua yang keluar, kita orang bingung sama jawabannya. <<< sok ambon =))
Tanggal 20 Oktober 2009
Hari kedua dengan pembukanya adalah fisika dan ditutup dengan pkn. Fisika lumayan, lumayan susah maksudnya. =)) Pertama-tama sih aku nulis semua rumus yang aku ketahui, nulis bukan nyalin. Wakakak. Ngebuat tabel sin cos tan juga tuh. Bwakakak. Semet bingung dengan tan, yang sebenarnya tabel tan aku salah -.- Terus uts pkn? GA USAH MIKIR! Itu materi uts dengan materi yang selama ini aku pelajari beda jauh. Masa aku selama ini belajar Negara dan Bangsa yang keluar Konstitusi. Blah =)) Macamana pulak itu soal? (sekarang sok medan =))) Ya sudah, aku asal-asalan aja, orang kata guru pengawasnya aja suruh ngasal. Blah =)). Dan pada akhirnya uts pkn diulang pada lusa -.-
Tanggal 21 Oktober 2009
Kimia dengan Bahasa Indonesia? Heyyah, kimianya susah! Apa-apaan tuh? Ga dikasih tau lagi nomor atomnya. Alhasil aku harus menebak-nebak lah dan harus buka-buka halaman sebelum dan selanjutnya agar menemukan nomor atomnya. Mabok mabok dah aku. Bahasa Indonesia sih masih bisa diaatasi. Hahaha. Ga terlalu susah juga, soalnya kebanyakan soal itu keluar pas ulangan harian sebelumnya dan latihan-latihan soal di buku paket. Untung saja sayah ini yang rajin belajar mempelajari dari sana. Halah.
Tanggal 22 Oktober 2009
Biologi dan Geografi? Heyyah, hafalan semua. Mabok? Banget, rasanya seperti dijejelin sederet kata-kata kedalam mata yang diteruskan kepada otak dan harus diingat. Halah. Biologi dengan soal-soal yang archaebakteri dan cyanobakteri. Halah itu susah banget, kalau virus aku masih bisa terutama kebanyakan soal itu keluar pas ulangan harian sebelumnya jadilah aku bisa. Hahah. Kalau geografi aku kesusahan di materi tentang ilmu dasar geografi sedangkan dibagian astronominya gampang. Tidak salah pilih ekskul, CASTRO LUNAR gitu loh! =))=))=))
Tanggal 23 Oktober 2009
Ekonomi dan TIK? Kehebohan sempat terjadi saat ekonomi, bagaimana tidak utsnya sampai bab 3 sedangkan kami baru saja sampai bab 2. Kan yang buat itu guru dari X-5 sampai X-7, Bu Andri sedangkan guru X-1 sampai X-4 itu Bu Sri, kalau Bu Andri rasanya itu suka ngtrek deh, ngebut abis belajaranya. Sedangkan Bu Sri pelan-pelan tapi pasti. Hahah. Jadilah kami belajar mendadak kepada guru kecil Dina yang mengajarkan ekonomi pas paginya. Hahah. Untung aja Dina sekelas sama aku, orang dia anaknya Ibu Sri. Hahah. Kalau TIK? Hayyah. Bingung -.-
Tanggal 24 Oktober 2009 (yeah terakhir!)
Yeah hari terakhir! Hari terakhir! Yeah! No more uts! Blah! Uts pkn kan senen besok -.- menyalahi jadwal! Kejam! HAJAAAAAAR! <<< gelo! Hahha. Bahasa Inggris dengan Sosiologi. Ahay, seperti biasa aku ga belajar Bahasa Inggris tapi itu soalnya kok sulit? Ya iyalah, soalnya aja banyak banget yang ga jelas, jadilah bingung mau ngisi yang mana. Terus kalau sosiologi? MENEGANGKAN! CIHUY! Masa pas lagi hening-heningnya, terus lagi serius, kok lantai goyang-goyang. Aku kira si Riska nendang kursi aku buat nanya, pas aku ngeliat ke dia, dianya aja lagi ngeliat kemana-mana. Aku ngebatin aja, ini gempa ya? Faya sama Ira teriak "GEMPA!" Tanpa arahan tanpa takut dimarahin guru pengawas, Bu Tri, semuanya lari. Nina aja bisa dia ampe lapangan. Emang ya, baru pertama kali aku ngerasain gempa pas di tempat umum, langsung aja bisa lari tanpa mikir. Padahal itu ya masih ujian. Aku lar cuman ampe bangku depan terus balik. Eh pada nyontek semuanya. Hahah. Semuanya mulai deh nyontek sementara si Bu Tri masih melihat ke luar. Hahah. Sumpah uts yang aneh.
Ya, keren kan uts smanti? SMANTI gitu loh. Dari curcolan aku diatas dapat disimpulkan bahwasanya saya lebih menguasai IPS dibanding IPA. =)) Ah, hari terakhir tuh ah keren abois. Gempa pas uts, sumpah keren abis! Coba aja entar pas ujian kenaikan kelas gempa di semua pelajaran, kayak tadi aja besarnya ga usah besar banget. Cuman sekedar lewat, dijamin makmur sejahtera. Hahah.
Laporan UTS 2009 :
Tanggal 19 Oktober 2009
Dimulai deh hari pertama aku uts, dimulai dengan matematika sebagai pembuka dan agama sebagai penutup. Seperti biasa otak aku ini bukanlah otak yang bisa diajak berhitung dan bermain logika, alhasil aku kurang bisa dengan matematika. Tapi sekitar setengah soal lebih bisa aku kerjai, ga tau deh jawabannya bener apa kagak. Sementara uts agama, blah. Surat semua yang keluar, kita orang bingung sama jawabannya. <<< sok ambon =))
Tanggal 20 Oktober 2009
Hari kedua dengan pembukanya adalah fisika dan ditutup dengan pkn. Fisika lumayan, lumayan susah maksudnya. =)) Pertama-tama sih aku nulis semua rumus yang aku ketahui, nulis bukan nyalin. Wakakak. Ngebuat tabel sin cos tan juga tuh. Bwakakak. Semet bingung dengan tan, yang sebenarnya tabel tan aku salah -.- Terus uts pkn? GA USAH MIKIR! Itu materi uts dengan materi yang selama ini aku pelajari beda jauh. Masa aku selama ini belajar Negara dan Bangsa yang keluar Konstitusi. Blah =)) Macamana pulak itu soal? (sekarang sok medan =))) Ya sudah, aku asal-asalan aja, orang kata guru pengawasnya aja suruh ngasal. Blah =)). Dan pada akhirnya uts pkn diulang pada lusa -.-
Tanggal 21 Oktober 2009
Kimia dengan Bahasa Indonesia? Heyyah, kimianya susah! Apa-apaan tuh? Ga dikasih tau lagi nomor atomnya. Alhasil aku harus menebak-nebak lah dan harus buka-buka halaman sebelum dan selanjutnya agar menemukan nomor atomnya. Mabok mabok dah aku. Bahasa Indonesia sih masih bisa diaatasi. Hahaha. Ga terlalu susah juga, soalnya kebanyakan soal itu keluar pas ulangan harian sebelumnya dan latihan-latihan soal di buku paket. Untung saja sayah ini yang rajin belajar mempelajari dari sana. Halah.
Tanggal 22 Oktober 2009
Biologi dan Geografi? Heyyah, hafalan semua. Mabok? Banget, rasanya seperti dijejelin sederet kata-kata kedalam mata yang diteruskan kepada otak dan harus diingat. Halah. Biologi dengan soal-soal yang archaebakteri dan cyanobakteri. Halah itu susah banget, kalau virus aku masih bisa terutama kebanyakan soal itu keluar pas ulangan harian sebelumnya jadilah aku bisa. Hahah. Kalau geografi aku kesusahan di materi tentang ilmu dasar geografi sedangkan dibagian astronominya gampang. Tidak salah pilih ekskul, CASTRO LUNAR gitu loh! =))=))=))
Tanggal 23 Oktober 2009
Ekonomi dan TIK? Kehebohan sempat terjadi saat ekonomi, bagaimana tidak utsnya sampai bab 3 sedangkan kami baru saja sampai bab 2. Kan yang buat itu guru dari X-5 sampai X-7, Bu Andri sedangkan guru X-1 sampai X-4 itu Bu Sri, kalau Bu Andri rasanya itu suka ngtrek deh, ngebut abis belajaranya. Sedangkan Bu Sri pelan-pelan tapi pasti. Hahah. Jadilah kami belajar mendadak kepada guru kecil Dina yang mengajarkan ekonomi pas paginya. Hahah. Untung aja Dina sekelas sama aku, orang dia anaknya Ibu Sri. Hahah. Kalau TIK? Hayyah. Bingung -.-
Tanggal 24 Oktober 2009 (yeah terakhir!)
Yeah hari terakhir! Hari terakhir! Yeah! No more uts! Blah! Uts pkn kan senen besok -.- menyalahi jadwal! Kejam! HAJAAAAAAR! <<< gelo! Hahha. Bahasa Inggris dengan Sosiologi. Ahay, seperti biasa aku ga belajar Bahasa Inggris tapi itu soalnya kok sulit? Ya iyalah, soalnya aja banyak banget yang ga jelas, jadilah bingung mau ngisi yang mana. Terus kalau sosiologi? MENEGANGKAN! CIHUY! Masa pas lagi hening-heningnya, terus lagi serius, kok lantai goyang-goyang. Aku kira si Riska nendang kursi aku buat nanya, pas aku ngeliat ke dia, dianya aja lagi ngeliat kemana-mana. Aku ngebatin aja, ini gempa ya? Faya sama Ira teriak "GEMPA!" Tanpa arahan tanpa takut dimarahin guru pengawas, Bu Tri, semuanya lari. Nina aja bisa dia ampe lapangan. Emang ya, baru pertama kali aku ngerasain gempa pas di tempat umum, langsung aja bisa lari tanpa mikir. Padahal itu ya masih ujian. Aku lar cuman ampe bangku depan terus balik. Eh pada nyontek semuanya. Hahah. Semuanya mulai deh nyontek sementara si Bu Tri masih melihat ke luar. Hahah. Sumpah uts yang aneh.
Ya, keren kan uts smanti? SMANTI gitu loh. Dari curcolan aku diatas dapat disimpulkan bahwasanya saya lebih menguasai IPS dibanding IPA. =)) Ah, hari terakhir tuh ah keren abois. Gempa pas uts, sumpah keren abis! Coba aja entar pas ujian kenaikan kelas gempa di semua pelajaran, kayak tadi aja besarnya ga usah besar banget. Cuman sekedar lewat, dijamin makmur sejahtera. Hahah.
Jumat, 16 Oktober 2009
Alay
Ga usah bertele-tele. Ga usah sok formal. Ga usah alay. *plak* Ga nyambung.
Sebenernya sih tulisan aku ini cuman mau membahas seorang yang mempunyai jiwa alay. Jadi bagi kalian yang alay yang membaca tulisan aku ini ataupun bagi kalian yang pro dengan alay ataupun bisa mentolerir seorang alay dan merasa tersinggung, aku ga peduli. Karena,
AKU BUKANLAH SEORANG YANG DAPAT MENTOLERIR TULISAN DARI SEORANG ALAY
Terserah kalian semua mau nanggepin apa ke aku. Aku kejam, sadis, ataupun tidak berperasaan. Terserah, aku ga peduli, toh aku emang orangnya gini. Dimulai aja deh.
Ya, aku akui aku pernah menjadi seorang alay waktu alay sedang menjadi trend di Indonesia sekitar waktu aku kelas 6 SD tuh ya. Ya, sealay-alaynya aku ga mungkin ampe mengganti fungsi dari alfabet yang telah diciptakan dengan fungsi sebaga komunikasi menjadi angka ataupun tanda baca. Bukan. Aku aja nyerah waktu itu, ga bisa. Palingan juga singkatan aku yang ajaib, karena menghemat pulsa sms. Kan waktu itu sms belum semurah sekarang. (Emang sekarang murah? *plak*)
Saat aku bergabung dengan forum Harry Potter Indonesia aku mulai sadar. Sticky Caps dan semacamnya yang digunakan oleh alay itu dilarang dan tidak baik. Aku mulai menggunakan bahasa yang baik dan benar. Menggunakan fungsi keyboard dengan sebaik-baiknya. Saat bergabung dengan IndoHogwarts aku semakin sadar. Mulai memperbaiki tulisan dan tata bahasa aku. Milis Indo Harry Potter juga membuat aku semakin sadar dengan moderator-moderatornya yang ganas (evilsmirk). Ya, sehingga aku tidak menjadi seorang alay lagi. Aku meninggalkan dunia alay yang sekarang aku benci. Aku benci dengan alay. Dengan tulisan mereka dan dengan kelakuan mereka. Gaya mereka. Cih.
Sekarang aku menjadi orang yang anti dengan dunia alay. Dengan pengalaman aku dalam kegiatan online membuat aku sadar, kenapa tulisan tersebut dilarang dalam sebuah dunia maya. Ya, jawabannya sangat simple dan tidak rumit. Membuat orang yang membacanya menjadi pusing dan membuat sakit mata. Bayangin aja deh tulisan yang dipadu dengan huruf yang besar dan kecil, dipadu lagi dengan angka serta tanda baca, bukankah membuat sulit untuk membacanya? Membuat pusing sehingga dengan kalimat simple saja orang perlu memutar otaknya untuk mengetahuinya. Contoh,
U bLOkE mY hEaLtH!!!!!!!!!!!!!!!!
Nah, bahkan dari tata bahasa mereka saja sudah dapat merubah makna kalimat itu tersendiri. Kalau diartikan secara alay sih, "Kau melukai hatiku," jika diartikan secara manusia normal sih jadinya "Kau merusak kesehatan aku," ehm? Heart dengan Health mempunyai pengertian yang jauh berbeda. Bahkan aku baru sadar kalau tulisan ini berarti "Kau memblokir kesehatanku!" Bloke di kalimat tersebut dapat diartikan menjadi block. Nah, jadi apa sih kegunaan dari bahasa alay itu? Bukankah mempersulit BAHKAN dapat mengubah pengertian sehingga MENUNJUKAN BAHWA MEREKA ADALAH ORANG BODOH? SESEORANG YANG TIDAK MENGERTI SUATU BAHASA? Ya, bukan salah masyarakat jika masyarakat menilai seperti itu. Kalian sendiri yang membuat bahasa seperti itu sehingga merubah maknanya.
Jika aku berpendapat aku memang kejam
Aku dapet artikel dari seorang alay yang pada artikel tersebut ia tidak mengetik dengan bahasa mereka. Ya, buat info saja,
Mungkin kebanyakan dari anda tidak tahu apa maksud dari yang saya sebut alay diatas,karena memang "trademark" tersebut mulai naik ke permukaan, yaaa kira2 sekitar tahun 2007-an yang tercipta karena hmm saya juga tidak tahu pasti kenapa,yang saya tahu pasti mereka(anak muda) memanggil saya alay.
Menurut mereka saya ini kampungan(alay),bermuka endeso'(alay),narsis(alay),Sok keren dengan wajah pas-pasan(alay),sok fashionable dengan uang pas-pasan(alay),Gaul tapi rambut saya belah tengah(alay) dan saya sangat tidak pantas untuk bermain di mall(alay),bermain facebook pun saya tidak diterima(alay).*silakan googling dengan query basmi alay.
Saya menemukan status Facebook yang mengatakan.. "kenapa facebook makin banyak alaynya sih,buang jauh-jauh mereka" dan hampir 15 orang mengklik "like".Saya juga menemukan di sebuah thread di forum terbesar di indonesia(salah satu),adanya aliansi pembasmi saya(alay) lengkap dengan ciri-ciri saya(alay) seakan jika siapapun yang menemukan saya(alay) mereka akan diberi hadiah besar(lebay).
Jadi,apa salah saya...yang saya tahu dari paman saya,dulu Amerika pernah bermasalah dengan warna kulit,dan Jerman pernah bermasalah dengan ideologi.Namun sekarang Amerika di pimpin oleh si warna kulit,dan Tekno Jerman ditopang oleh kaum yang pernah bermasalah dengan ideologi(CMIIW).Apa mungkin suatu saat presiden Indonesia adalah seorang alay ?
Tapi ini lain,ini masalah mereka, yang merasa mereka High Class,mereka pantas gaul,mereka pantas di mall,mereka punya alasan kuat untuk tidak membelah tengah rambut mereka dan mereka berhak membasmi saya(alay) dari Facebook.Mungkin Ini juga bukan tentang S.A.R.A,ini tentang S.A.R.A + F(Fashion).
Saya seorang alay(menurut mereka),tapi saya pun ingin diterima seperti mereka menerima teman mereka yang menurut mereka tidak alay.Jika memang saya tidak bisa diterima saya akan keluar dari Facebook,dan tolong bagi anda-anda..,tolong buatkan saya sebuah FaceHurts,khusus untuk saya (alay).
Jika anda merasa belum mengerti tentang alay(saya),mulailah mengetuk pintu kamar anak anda dan mulai bertanya apa alay itu.Atau anda bisa bertanya kepada keponakan anda,tetangga anda,atau kepada anak dari sepupu adik ayah anda.Dan jangan kaget jika nyatanya nilai mereka di pergaulan adalah sama seperti saya, seorang alay.
Aku copas gitu ke temenku dan mendiskusikannya,
narcistwitch: tapi yang gw ga suka dari anak2 alay2 itu hanya bahasanya
narcistwitch: iya di pembahasan alay yg td kmu copy itu lebih tepatnya bukan mslh alay, tp malah kesenjangan ekonomi
narcistwitch: soal gaya yang harus serba bergaya emo, belah samping, baju hitam, suka sama kangen band.. oh my, mo gimana lg..
narcistwitch: :))
maulana_risvi: ya kalau itu sih gapapa, kalau mereka punya duitnya cuman segitu dan selera mereka aneh =))
maulana_risvi: nah tulisan mereka itu?
narcistwitch: cuma yg gw paling ga bisa toleransi itu ya bahasa mereka itu aja, cara penulisan yang ga pake otak, yang menyianyiakan fungsi otak tuh
maulana_risvi: dan menyia-nyiakan keyboard yang sudah sebegitu lengkapnya alfabet
narcistwitch: betul
narcistwitch: dan pastinya kan itu merusak nilai bahasa indonesia, sekarang bahasa indonesia jg mo diakuin sama malingsia
narcistwitch: katanya bhs indonesia itu bahasa melayu yang disempurnakan
narcistwitch: eneg ga lo..
maulana_risvi: iya? :|
narcistwitch: skrg gmn kita mo jaga bahasa kita klo generasi mudanya malah bikin bahasa sendiri yang ga bernilai kaya gitu
maulana_risvi: ckckckc
Nah, aneh? Memang di artikel tersebut aneh sekali, dia bukanlah membahas seorang alay, tapi kesenjangan sosial yang sudah dikatakan temenku itu. Apa yang dikatakan temenku itu memang benar, jika generasi mudanya saja tidak bisa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, bagaimana dengan masa depan Negara ini? Bahasa kita sudah mau diklaim oleh Malaysia. Jadi kepedulian kita mana? Gunakan saja Bahasa Indonesia yang baik dan benar saja sudah melestarikan. Alay? MUSNAHKAN!
Artikel tersebut juga mungkin orang yang tidak memiliki pemahaman yang luas, ya? Apa hubungan dengan perbedaan ideologi di Jerman dan perbedaan warna kulit di Amerika dengan alay di Indonesia? Alay adalah suatu penyimpangan gaya hidup dan yang paling dipermasalahkan adalah tulisan mereka. Apakah itu pantas untuk dijadikan bahasa kita? Kalian saja sana buat negara sendiri di planet lain dan di galaksi lain. Lalu, presiden Indonesia suatu saat nanti apakah alay? Memang bisa? Bukankah menjadi seorang presiden haruslah berwawasan luas dan memiliki karisma dan bisa berbahasa dengan baik? Kurang jelas? Gunakan otakmu.
Dan bayangkanlah seorang alay membuat cerita dengan bahasa mereka. Kalau aku memilih untuk tidak membaca.
Bagaimana dengan sikap seorang alay? Pernah aku baca kalau seorang alay itu selalu memakai pakaian dengan gaya yang aneh dan tidak sepantasnya. Misal memiliki badan yang besar memakai baju ketat, punya pant*t besar make celana jiplak pant*tnya. Terus ada juga katanya itu mereka suka mejeng gitu deh, kalau cewek suka ngegodain cowok dan sebaliknya. Mungkin kalau buat aku hal itu buat risih ya. Soalnya ga sepantasnya kalau cewek tuh ngajak kenalan, apalagi kalau udah sampe kegenitan gitu. Astagfirullah. Aku ga suka banget. Rasanya itu cewek tuh ga punya harga diri. Kalau mereka ngajak kenalan tapi ga kegenitan sih gapapa. Terus alay itu suka nyisir, suka ngaca melulu. Ya, itu sih emang udah sifat cewek. Terus sok kegantengan atau kecantikan. Uwowowow.
Ya, pada intinya buat apa alay membuat bahasa baru? Yang dapat merugikan banyak orang dan dirinya sendiri. Terserah kalian, itu pilihan. Walaupun banyak yang bisa mentolerir tetapi aku tidak. Banyak yang mengatakan, lolo gwgw, tapi aku ga suka aja dengan gaya ABG yang selalu dicap alay. Hanya itu yang ingin aku sampaikan menurut aku.
Senin, 28 September 2009
Akhir
Pagi itu, disaat semua orang terlelap Ivi terbangun dari tidurnya. Ia menatap kosong langit-langit kamarnya. Ia tidak memikirkan apa-apa. Akhir-akhir ini Ivi sering sekali bengong ataupun melamun. Semenjak ia kehilangan kedua orang tuanya saat orang tuanya dalam perjalanan menuju London pada saat tahun kelima Ivi di Hogwarts. Orang tuanya mengalami kecelakaan pesawat. Pesawat yang mereka tumpangi hilang di telan bumi. Tidak ada yang tahu keberadaannya. Malang memang. Setelah peristiwa itu Ivi menjadi aneh, dapat dikatakan sudah kehilangan semangat hidup.
Sekarang ia tinggal sendiri, rumahnya sudah tidak yang dulu. Semenjak kepergian orang tuanya ia meninggalkan rumah tersebut. Ia sekarang bertempat tinggal di daerah pegunungan, tetap di Indonesia. Tetap merahasiakan kepribadiannya yang asli, penyihir. Tidak ada yang mengetahui ia seorang penyihir walaupun itu pembantunya yang dulu mengabdi kepada keluarganya. Ivi selalu dibilang menuntut ilmu di London seorang diri dan akan pulang saat liburan musim panas.
Ivi beranjak dari tempat tidurnya, tetap dengan pikiran yang sama, pikiran kosong. Ia menatap kosong kamarnya. Tidak ada yang ia pikirkan. Sekarang ia berjalan menghampiri burung hantunya yang bertengger di jendela. Ia mengelus bulu putih Owi. Owi adalah nama burung hantunya. Saat ia mengelus Owi ia berpikir, berpikir mengenai pendidikannya di Hogwarts. Seharusnya ia sekarang sudah berada di Leaky Cauldron, membeli buku sekolah atau melengkapi keperluan sekolah. Pagi ini, jam 10 tepat Hogwarts Express berangkat, sedangkan sekarang pukul 01.00 AM waktu Indonesia Barat.
Ivi telah memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikannya di Hogwarts. Jika ia melanjutkan sekarang ia sudah berada di tahun keenam. Ia telah mendapatkan surat dari Hogwarts mengenai nilai OWL-nya. Hasilnya? Troll untuk semua mata pelajaran. Saat OWL ia tidak bisa menngerjakannya, ia terbaring sakit di dalam kamar anak lelaki di asramanya, Hufflepuff. Padahal jika ia melanjutkan cuma perlu dua tahun dan dia akan lulus dari Hogwarts, tapi tidak. Ia sudah kehilangan semangat hidupnya. Sekarang hidupnya sudah kosong.
Ia menatap langit pagi dini hari yang penuh dengan bintang, mengenang semuanya. Hogwarts, ia tidak akan kembali ke Hogwarts. Sekolah sihir yang telah memberikan banyak pengetahuan kepadanya, kini ia tinggalkan. Sekolah penuh kenangan, tragedi berdarah pun pernah ia alami. Melempar batu di danau berakibat tragedi. Lalu Quidditch, ia akan merindukan Quidditch. Walaupun ia hanya cadangan tetapi ia sering bermain dan sering menerima kekalahan. Dan yang akan ia rindukan, Seara Marramon.
DEP
Jantung, ada apa dengan jantungnya sekarang? Ivi menggenggam keras dadanya. Jantungnya sekarang kembali sakit. Memang sering sakit seperti ini, sudah biasa dalam kehidupan Ivi. Tapi kali ini sakitnya luar biasa. Ivi tidak dapat menahannya, ia terjatuh. Ia menelungkup di lantai kamarnya. Ia mengerang kesakitan tapi siapa yang akan mendengar? Ia hanya sendiri di rumah ini. Memakai mantra untuk memanggil bantuan? Tidak. Rahasia dunia sihir harus dirahasiakan. Lalu?
Ivi merangkak ke arah dapur, dan ternyata merangkak itu susah sekali dalam keadaan seperti ini. Berharap ia bisa meminum segelas air dan berharap segelas air tersebut dapat menghilangkan rasa sakit ini tapi itu mustahil. Madam Pomfrey, mungkin ia bisa menyembuhkan tapi uh Hogwarts.
Ivi meminum segelas air. Tangannya gemeteran, bukan karena dingin tapi karena ia menahan rasa sakit, terkadang ia mendesah kesakitan. Setelah meminum air, bukan hilang rasa sakit itu tetapi semakin sakit. Ok, bukan karena efek air, tapi memang penyakitnya sudah parah. Gelas yang ia pegang terjatuh dan pecah, tangannya menggenggam dada. Semakin keras dan ia kembali menelungkup di lantai.
"Mungkin, argh-- selamat tinggal, argh-- Hogwarts, Huffelpuff akan, argh-- aku simpan dalam, ARGH--," Ivi terhenti, pupil matanya membesar. "--hati," itulah ucapan terakhir yang Ivi ucapkan. Ia mengeluarkan nafas dan tubuhnya tidak bisa menopang lagi. Ia tergeletak di lantai dapurnya tidak bernyawa. Nafas yang Ivi hembuskan tadi adalah nafas terakhirnya dan kata-kata yang tadi ia ucapkan ada kata-kata terakhirnya.
Semua berakhir, dengan kesendiriannya ia mengakhiri ceritanya. Hogwarts, Hufflepuff itulah yang ia rindukan. Dan ya Ivi tidak akan hadir dalam Hogwarts untuk selamanya.
Sekarang ia tinggal sendiri, rumahnya sudah tidak yang dulu. Semenjak kepergian orang tuanya ia meninggalkan rumah tersebut. Ia sekarang bertempat tinggal di daerah pegunungan, tetap di Indonesia. Tetap merahasiakan kepribadiannya yang asli, penyihir. Tidak ada yang mengetahui ia seorang penyihir walaupun itu pembantunya yang dulu mengabdi kepada keluarganya. Ivi selalu dibilang menuntut ilmu di London seorang diri dan akan pulang saat liburan musim panas.
Ivi beranjak dari tempat tidurnya, tetap dengan pikiran yang sama, pikiran kosong. Ia menatap kosong kamarnya. Tidak ada yang ia pikirkan. Sekarang ia berjalan menghampiri burung hantunya yang bertengger di jendela. Ia mengelus bulu putih Owi. Owi adalah nama burung hantunya. Saat ia mengelus Owi ia berpikir, berpikir mengenai pendidikannya di Hogwarts. Seharusnya ia sekarang sudah berada di Leaky Cauldron, membeli buku sekolah atau melengkapi keperluan sekolah. Pagi ini, jam 10 tepat Hogwarts Express berangkat, sedangkan sekarang pukul 01.00 AM waktu Indonesia Barat.
Ivi telah memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikannya di Hogwarts. Jika ia melanjutkan sekarang ia sudah berada di tahun keenam. Ia telah mendapatkan surat dari Hogwarts mengenai nilai OWL-nya. Hasilnya? Troll untuk semua mata pelajaran. Saat OWL ia tidak bisa menngerjakannya, ia terbaring sakit di dalam kamar anak lelaki di asramanya, Hufflepuff. Padahal jika ia melanjutkan cuma perlu dua tahun dan dia akan lulus dari Hogwarts, tapi tidak. Ia sudah kehilangan semangat hidupnya. Sekarang hidupnya sudah kosong.
Ia menatap langit pagi dini hari yang penuh dengan bintang, mengenang semuanya. Hogwarts, ia tidak akan kembali ke Hogwarts. Sekolah sihir yang telah memberikan banyak pengetahuan kepadanya, kini ia tinggalkan. Sekolah penuh kenangan, tragedi berdarah pun pernah ia alami. Melempar batu di danau berakibat tragedi. Lalu Quidditch, ia akan merindukan Quidditch. Walaupun ia hanya cadangan tetapi ia sering bermain dan sering menerima kekalahan. Dan yang akan ia rindukan, Seara Marramon.
DEP
Jantung, ada apa dengan jantungnya sekarang? Ivi menggenggam keras dadanya. Jantungnya sekarang kembali sakit. Memang sering sakit seperti ini, sudah biasa dalam kehidupan Ivi. Tapi kali ini sakitnya luar biasa. Ivi tidak dapat menahannya, ia terjatuh. Ia menelungkup di lantai kamarnya. Ia mengerang kesakitan tapi siapa yang akan mendengar? Ia hanya sendiri di rumah ini. Memakai mantra untuk memanggil bantuan? Tidak. Rahasia dunia sihir harus dirahasiakan. Lalu?
Ivi merangkak ke arah dapur, dan ternyata merangkak itu susah sekali dalam keadaan seperti ini. Berharap ia bisa meminum segelas air dan berharap segelas air tersebut dapat menghilangkan rasa sakit ini tapi itu mustahil. Madam Pomfrey, mungkin ia bisa menyembuhkan tapi uh Hogwarts.
Ivi meminum segelas air. Tangannya gemeteran, bukan karena dingin tapi karena ia menahan rasa sakit, terkadang ia mendesah kesakitan. Setelah meminum air, bukan hilang rasa sakit itu tetapi semakin sakit. Ok, bukan karena efek air, tapi memang penyakitnya sudah parah. Gelas yang ia pegang terjatuh dan pecah, tangannya menggenggam dada. Semakin keras dan ia kembali menelungkup di lantai.
"Mungkin, argh-- selamat tinggal, argh-- Hogwarts, Huffelpuff akan, argh-- aku simpan dalam, ARGH--," Ivi terhenti, pupil matanya membesar. "--hati," itulah ucapan terakhir yang Ivi ucapkan. Ia mengeluarkan nafas dan tubuhnya tidak bisa menopang lagi. Ia tergeletak di lantai dapurnya tidak bernyawa. Nafas yang Ivi hembuskan tadi adalah nafas terakhirnya dan kata-kata yang tadi ia ucapkan ada kata-kata terakhirnya.
Semua berakhir, dengan kesendiriannya ia mengakhiri ceritanya. Hogwarts, Hufflepuff itulah yang ia rindukan. Dan ya Ivi tidak akan hadir dalam Hogwarts untuk selamanya.
Ya, sepenggal cerita mengenai Ivi Federix Maulana, chara pertama aku di IH. Ya, aku membuat cerita akhirnya, ya sekedar mengenang. Aku unregis Ivi karena kesibukan. Padahal ia adalah chara pertamaku dan aku mau main di IH sampai lulus. Ternyata tidak. Aku nyesel. Tapi ya penyesalan itu tidak dapat membangkitkan Ivi dari unregisnya.
Jiah apa-apaan tuh kalimat yang diatas, abal-abal. Hahah. Bukan Risvi banget deh. Ya, itu cerita yang aku buat untuk mengenang Ivi Federix Maulana. Waktu itu aku buat chara di IH waktu aku masih kelas 8 dan waktu itu aku masih banyak waktu senggang, curi-curi waktu ke warnet juga bisa :-" Terus berjalan sampai akhirnya di tahun kelima. Pas Ivi tahun kelima akunya udah kelas 9 dan ya kalian tahu sendiri kalau kelas 9 kan banyak tugas dan harus belajar buat UN. Ya, aku akhirnya aku memutuskan untuk unregis Ivi. Ya, aku mikir berkali-kali, Ivi udah terlantar waktu itu, jadinya daripada ga keurus dan ga ada yang mau ngambil Ivi dari adoption centre ya udah mending di unregis. Tapi unregis itu membawa petaka, ya aku jadi kehilangan banget. Dulu ada tempat buat menyalurkan cerita joh waktu unregis aku ga bisa. Hahah. Selain itu aku juga udah menyatu gitu ya sama Ivi (ceileh bahasanya ga naha *haha*). Apalagi yang paling membuat aku nyesel unregis adalah karena Hufflepuff. Badgers. Walaupun itu asrama Ivi tapi aku seneng sama anak-anak Hufflepuff (baca = PM). Membuat kesan di Hufflepuff, itu yang membuat aku MENYESAL (camkan itu) meng-unregis Ivi.
Ya, walaupun aku menyesal Ivi ga akan bangkit lagi. Yasud, dan akhirnya aku menciptakan August Dylan dan ia adalah Hufflepuff. AKU BANGGA JADI HUFFLEPUFF. *peluk badgers*
Langgan:
Entri (Atom)


